Berita

INDUSTRIAL VISIT

INDUSTRIAL VISIT

Divisi Komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (DIVKOMTEKINFO), Badan Eksekutif Mahasiswa Kemakom (BEM Kemakom), Universitas Pendidikan Indonesia, mengadakan Industrial Visit yang penuh makna ke Jakarta Smart City pada tanggal 11 September 2023 dengan tema “Unraveling How Industries Navigate the Technological Landscape”. Acara ini dihadiri oleh 59 mahasiswa aktif yang penuh semangat dari program studi Ilmu Komputer dan Pendidikan Ilmu Komputer angkatan 2021, dan 2022. Kegiatan ini didampingi oleh Ibu Andini Setya Arianti, D.Ds., M.Ds sebagai dosen pembimbing.

Para peserta berkumpul terlebih dahulu di dekat Stadion UPI Bandung pada dini hari, kemudian melakukan perjalanan bersama dari UPI Bandung ke Jakarta Smart City menggunakan bus yang sudah disediakan oleh panitia. Selama perjalanan, semangat dan kegembiraan peserta sangat terasa. Salah satu peserta diberi tantangan untuk menebak nama semua peserta beserta program studi mereka. Tantangan ini menjadi kesempatan yang mengasyikkan untuk peserta saling mengenal satu sama lain dan mempererat hubungan. Suasana semakin hangat dan menyenangkan ketika peserta bernyanyi bersama, yang membuat perjalanan semakin berkesan. Sambil bersenda gurau dan berbagi cerita, peserta menikmati perjalanan dari Bandung ke Jakarta Smart City.

Setelah sampai di Jakarta, para peserta serta dosen pembimbing memasuki ruang pertemuan Jakarta Smart City dengan antusiasme yang tinggi. Kegiatan yang dinantikan ini dimulai dengan perkenalan yang hangat serta sambutan dari pihak Jakarta Smart City dan Kemakom FPMIPA UPI. Dalam sambutannya, Ibu Andini Setya Arianti, D.Ds., M.Ds., dosen pembimbing dari Kemakom FPMIPA UPI, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Jakarta Smart City. Beliau mengatakan “Terimakasih kepada Jakarta Smart City, semoga kegiatan pada hari ini dapat membawa manfaat bagi kita semua, dan memberikan manfaat kedepannya untuk kami”.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyajian komprehensif mengenai Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan berbagai manfaatnya bagi masyarakat Jakarta. Mahasiswa dan dosen pembimbing dengan antusias mendengarkan pemahaman tentang bagaimana teknologi informasi telah terpadu secara sinergis dalam pengelolaan Ibu Kota. Pentingnya Aplikasi JAKI dalam membantu warga Jakarta mengakses informasi publik, layanan pemerintah, dan pemantauan perkembangan perkotaan menjadi fokus utama dalam pematerian ini.

Peserta diajak untuk memahami berbagai fitur yang tersedia dalam Aplikasi JAKI. Fitur-fitur ini adalah pilar utama untuk membantu warga Jakarta dalam mengakses informasi dan layanan di Kota Jakarta. Diantaranya adalah JakLapor, yang memungkinkan warga untuk mengajukan keluhan atau pengaduan, JakWifi yang memudahkan akses wifi publik gratis, serta JakPenda yang mempermudah pembayaran pajak dengan cepat dan efisien. Fitur JakPangan juga sangat berguna karena memberikan informasi tentang harga komoditas pangan di Jakarta. JakPantau memberikan pembaruan real-time terkait banjir dan genangan, sedangkan JakISPU yang menyajikan Indeks Standar Pencemaran Udara secara real-time. Peserta juga diinformasikan tentang JakSiaga yang memberikan akses cepat ke nomor-nomor penting dalam situasi darurat. Dengan pemahaman mendalam mengenai fitur-fitur ini, peserta dapat mengetahui bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membantu pemerintah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Sesi tanya jawab interaktif yang berlangsung setelah pematerian memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali lebih dalam fitur-fitur Aplikasi Jaki dan implikasinya dalam kehidupan sehari-hari warga Jakarta. Dengan antusiasme yang tinggi, pertanyaan-pertanyaan diajukan oleh mahasiswa, mulai dari keamanan data hingga upaya pengembangan berkelanjutan yang dilakukan oleh Jakarta Smart City.

Setelah sesi pematerian, mahasiswa diajak mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, sebuah simbol peradaban dan pusat budaya bangsa yang memiliki kekayaan warisan literasi. Peserta diberi kesempatan untuk menjelajahi berbagai koleksi buku dan materi berharga lainnya, yang semakin memperkaya pemahaman mahasiswa tentang kekayaan budaya dan intelektual Indonesia.

Sebagai penutup acara, mahasiswa dan dosen pembimbing melakukan wisata ke Kota Tua Jakarta. Kunjungan ini memberikan pengalaman unik untuk merasakan sejarah dan budaya Kota Tua yang dipengaruhi oleh warisan kolonial Belanda. Para peserta dapat memandang bangunan-bangunan bersejarah, menikmati kuliner khas daerah, serta menjelajahi pesona kawasan Kota Tua.

Dengan berakhirnya kegiatan Industrial Visit ini, para peserta kembali ke UPI Bandung dengan pengalaman berharga dan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran teknologi dalam pembangunan kota. Di perjalanan pulang, para peserta membagikan momen-momen berharga selama acara melalui Instastory pada akun Instagram masing-masing untuk mengabadikan pengalaman berharga dan tak terlupakan ini.

Muhammad Hanif Abdillah, selaku ketua pelaksana berharap agar kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pemahaman baru bagi peserta, serta memotivasi mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam transformasi digital. Hanif juga berharap melalui kegiatan Industrial Visit, BEM Kemakom dapat lebih dikenal di Industri-Industri terkait.

Kembali